FOLLOW @kertaskotor_

EDIT ME

ALEXA

Loading

Apa itu Prakerin ??

Share Bloggeron
Prakerin What ?

Beberapa siswa dan bahkan Orang tua Siswa yang belum mengerti Prakerin akan merasa penasaran, dan mungkin sedikit aneh dengan istilah tersebut. namun hal itu mestinya tidak boleh terjadi. mengapa demikian ?



Beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan oleh siswa seperti ;
Prakerin itu apa ya?
Perusahaanya dicarikan oleh sekolah atau cari sendiri ?
Dapat Gaji enggak ya ?
Berapa Bulan lama Prakerinnya ?
Terus kalo sudah Prakerin Ngapain ?
Untungnya apa kalo udah Prakerin ?
Kalo enggak ikut Prakerin gimana dong ?
Berat atau Enggak Sih, Prakerin itu....? Buat Laporannya gimana.ya ?

Prakerin adalah Kesempatan Uji Nyali, Persiapan Memasuki Dunia Kerja Nyata...
Pada dasarnya setiap pendidikan yang mengarah pada keahlian di lapangan baik Dunia Kerja/ Dunia Industri (DU/DI) tidak asing lagi , dari level Sekolah Menengah Kejuruan sampai Perguruan Tinggi yang fokus pada bidang keahlian tertentu , sudah pasti akan memasukkan bagian dari materi pembelajarannya adalah Prakerin.
Bahkan di SMK Nasional Depok Prakerin menjadi salah satu syarat untuk mengikuti Uji Kompetensi Nasional dan UAN. Lama Prakerin tergantung dari Perusahaan yang menerimanya, namun idealnya adalah 3 Bulan Efektif.
Mengenai Pemberian Honor/ Gaji atau Uang transport juga tergantung kemampuan dari perusahaan. Kalo perusahaan kecil tentu akan keberatan memberikan gaji atau uang tranport.

Bagi siswa seharusnya cukup berterimakasih bisa Prakerin diperusahaan, karena persaingan masuk ke perusahaan sudah cukup berat disamping dilihat dari kriteria, juga sangat besar dipengaruhi oleh Rekomendasi dari Guru asal Sekolah/Orang tua , kenalan dan handai taulan yang peduli memberikan rekomendasi.

PRAKERIN adalah singkatan dari PRAKTEK KERJA INDUSTRI, hal ini tidak jauh beda dengan istilah PKL yang
kepanjangannya adalah PRAKTEK KERJA LAPANGAN. Ada perbedaan Prakerin di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan dengan PKL di perguruan tinggi, namun tujuannya sebenarnya diantarnya yakni :

  1. Menyiapkan Manusia untuk memasuki Lapangan Kerja secara nyata serta mengembangkan Sikap Profesionalisme

  2. Menyiapkan Manusia agar dikemudian hari mampu memilih Karier sesuai keahlian yang dimiliki dan siap berkompetisi serta dapat mengembangkan diri.

  3. Menyiapkan Manusia sesuai dengan tingkat pendidikan sehingga mampu mengisi kebutuhan Duni Kerja dan Dunia Industri pada saat ini dan di masa yang akan datang.

  4. Menyiapkan Manusia agar menjadi Tenaga Kerja yang Produktif, Adaptif dan Kreatif .


Bagaimana menyikapi tujuan tersebut ? (How ?)
Melihat tujuan diatas maka perlu adanya cara untuk mewujudkan hal tersebut, diantaranya adalah ;
  • Meningkatkan , Memperluas dan Memantapkan Ketrampilan yang dimiliki oleh siswa sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja yang dipilih sehingga tidak merasa canggung bila nantinya menghadapi dunia kerja secara nyata.
  • Siswa perlu mengetahui dan mengenal lapangan kerja secara lebih seksama
  • Siswa harus meningkatkan potensi diri di lapangan kerja, dengan mengetahui Struktur Dunia Usaha, Asosiasi Usaha, Jenjang Karier dan Manajemen Usaha.
  • Melatih Mental dan Kepribadian , inisiatif dalam menghadapi segala keadaan yang ada dalam masyarakat dan Dunia Kerja. (Direct Attitude Training/On the Job Training)
  • Memperluas proses penyerapan teknologi baru dilapangan kerja ke sekolah dan begitu juga sebaliknya.
  • Melatih diri untuk disiplin dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugasnya.
  • Memperoleh masukan dan feed back guna memperbaiki dan mengembangkan kesesuaian bidang kerja dengan Jurusan yang di tekuni saat ini.
Apa Perbedaan PKL /Prakerin di Perguruan Tinggi dengan Prakerin di tingkat SMK ?
Perbedaan secara prinsip tidak ada, namun perbedaan tersebut terletak pada kedalaman materi yang harus di bahas.
Jika di Perguruan Tinggi , disamping mahasiswa dituntut melaporkan semua aktifitas ketika melaksanakan prakerin, namun juga dituntut mampu menganalisa permasalahan yang ada pada perusahaan/instansi dimana mahasiswa tersebut melaksanakan kegiatan prakerin. Hal tersebut tentu tergantung dari di divisi /bagian apa mahasiswa tersebut bekerja.
Misalnya, Ada yang ditempatkan di bagian manajemen, maka data-data manajemen baik Database Karyawan , Job Deskripsi, SOP dan lain-lain. Kalo yang di bagian produksi ,sudah pasti data-datanya adalah schedule produksi, Bahan Baku, Diagram Proses, Pengolahan Limbah, Inventory sampai pada Output produknya . Lalu di Laporkan dalam bentuk laporan tertulis serta melakukan analisa sesuai apa yang akan menjadi titik perhatiannya dan diangkat dalam Judul Laporan PKL. Sehingga pada akhirnya mahasiswa tersebut dapat mempresentasikan apa yang telah dilaksanakan selama PKL.
Sedangkan di tingkat Sekolah Menengah Kejuruan, Siswa cukup melaporkan sesuai dengan judul yang akan diangkat dari bidang pekerjaan yang digeluti. tidak perlu ada analisa yang penting harus ada temuan-temuan yang menjadi problem di perusahaan tersebut.
Temuan yang bagaimana yang biasa terjadi di Perusahaan/Instansi ?
Yang pertama harus diperhatikan bahwa pada dasarnya prakerin itu, mengganggu proses yang sudah berlangsung di perusahaan. Namun jangan berkecil hati hal itu bisa di netralkan dengan sikap siswa yang kooperatif dan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang sudah berjalan. Pelajari dan amati beberapa hal sebagai berikut :



1. Bagaimana Manusianya (M) ;Dalam perusahaan tentu ada unsur manusia ,sebagai operator, staff, karyawan, pimpinan. Amati dengan seksama Sikapnya Ramah, Keras, Angkuh atau Cuek dsb. Lalu dicatat berapa orang yang bersikap seperti itu, amati seberapa penting pengaruh itu pada pekerjaan tersebut.
2. Bagiamana Peralatan/Perangkat/Mesin (P);Dalam melaksanakan pekerjaan tentu tenaga kerja tersebut sedikit banyak pasti menggunakan alat bantu, entah itu mesin hitung, mesin produksi, perangkat lain yang mendukung kerja. Amati dengan seksama apakah alat tersebut Alat Konvensional, Tradisional atau sudah High Tech alias Canggih. Lalu dicatat seberapa besar pengaruhnya alat-alat tersebut mendukung kerja diperusahaan tersebut. jangan lupa catat sepesifikasi alat dan kemampuan alat secara detail sebagai data.

3. Bagiamana Kondisi Lingkungan Kerja (L);Lingkungan Kerja tentu bisa Ruangan, Lantai Produksi , Suhu, Luas , Tinggi, Rendah, Lembab, Dingin Panas dan sebagainya. Catat seberapa besar pengaruh lingkungan kerja tersebut bagi kelancaran kerja operator dan manusia yang lain, secara detail.

4. Bagiamana Metode Kerja /Tata Cara Kerjanya (T);
Tenaga Kerja, Peralatan, dan Lingkungan bisa berjalan dengan baik jika cara kerja / metode kerjanya juga baik. Artinya bisa diamati seberapa detail prosedur kerja (SOP), prosedur keselamatan kerja(Safety), adakah jaminan kesejahteraan bagi tenaga kerjanya. adakah bonus, gaji layak, tunjangan, Pensiun dsb. Lalu bagaimana Jam kerjanya, Schedule kerja, Job Deskripsinya , status karyawannya kontrak , tetap, Borongan atau Freelance.

Dengan mengamati MPLT(Manusia, Peralatan, Lingkungan, Tata Cara Kerja) maka sudah pasti siswa yang melaksanakan prakerin akan menemukan masalah . Tergantung masalahnya Positif, atau Negatif.

Jika Positif , berarti itu merupakan suatu keunggulan bagi perusahaan , Jika Negatif maka berarti perusahaan mempunyai Kelemahan / Kekurangan.

Demikianlah gambaran tentang tujuan prakerin dan bagaimana seharusnya siswa menghadapi dengan tegar dan lapang dada , tanpa perlu di takutkan. Prakerin bukan Momok namun sebuah latihan kerja yang menyenangkan. Please, Enjoy it !

Regards,
StumbleDeliciousTechnoratiTwitterFacebookReddit

0 komentar:

Sociable

Change Language

DAFTAR ISI

SMS GRATIS

Langganan Artikel

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Categories

Search Engine OptimizationSubmit Express